Showing posts with label Nasional. Show all posts
Showing posts with label Nasional. Show all posts

Tuesday, August 16, 2011

Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Tahun 1945

Menjelang Kemerdekaan Pada tanggal 6 Agustus 1945 sebuah bom atom dijatuhkan di atas kota Hiroshima Jepang oleh Amerika Serikat yang mulai menurunkan moral semangat tentara Jepang di seluruh dunia. Sehari kemudian Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia BPUPKI, atau “Dokuritsu Junbi Cosakai”, berganti nama menjadi PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) atau disebut juga Dokuritsu Junbi Inkai dalam bahasa Jepang, untuk lebih menegaskan keinginan dan tujuan mencapai kemerdekaan Indonesia. Pada tanggal 9 Agustus 1945, bom atom kedua dijatuhkan di atas Nagasaki sehingga menyebabkan Jepang menyerah kepada Amerika Serikat dan sekutunya. Momen ini pun dimanfaatkan oleh Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaannya.

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Soekarno, Hatta selaku pimpinan PPKI dan Radjiman Wedyodiningrat sebagai mantan ketua BPUPKI diterbangkan ke Dalat, 250 km di sebelah timur laut Saigon, Vietnam untuk bertemu Marsekal Terauchi. Mereka dikabarkan bahwa pasukan Jepang sedang di ambang kekalahan dan akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia. Sementara itu di Indonesia, pada tanggal 14 Agustus 1945, Sutan Syahrir telah mendengar berita lewat radio bahwa Jepang telah menyerah kepada Sekutu. Para pejuang bawah tanah bersiap-siap memproklamasikan kemerdekaan RI, dan menolak bentuk kemerdekaan yang diberikan sebagai hadiah Jepang.

Pada tanggal 12 Agustus 1945, Jepang melalui Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam, mengatakan kepada Soekarno, Hatta dan Radjiman bahwa pemerintah Jepang akan segera memberikan kemerdekaan kepada Indonesia dan proklamasi kemerdekaan dapat dilaksanakan dalam beberapa hari, tergantung cara kerja PPKI. Meskipun demikian Jepang menginginkan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 24 Agustus.




Dua hari kemudian, saat Soekarno, Hatta dan Radjiman kembali ke tanah air dari Dalat, Sutan Syahrir mendesak agar Soekarno segera memproklamasikan kemerdekaan karena menganggap hasil pertemuan di Dalat sebagai tipu muslihat Jepang, karena Jepang setiap saat sudah harus menyerah kepada Sekutu dan demi menghindari perpecahan dalam kubu nasionalis, antara yang anti dan pro Jepang. Hatta menceritakan kepada Syahrir tentang hasil pertemuan di Dalat. Soekarno belum yakin bahwa Jepang memang telah menyerah, dan proklamasi kemerdekaan RI saat itu dapat menimbulkan pertumpahan darah yang besar, dan dapat berakibat sangat fatal jika para pejuang Indonesia belum siap. Soekarno mengingatkan Hatta bahwa Syahrir tidak berhak memproklamasikan kemerdekaan karena itu adalah hak Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Sementara itu Syahrir menganggap PPKI adalah badan buatan Jepang dan proklamasi kemerdekaan oleh PPKI hanya merupakan ‘hadiah’ dari Jepang (sic).

Pada tanggal 14 Agustus 1945 Jepang menyerah kepada Sekutu. Tentara dan Angkatan Laut Jepang masih berkuasa di Indonesia karena Jepang telah berjanji akan mengembalikan kekuasaan di Indonesia ke tangan Sekutu. Sutan Sjahrir, Wikana, Darwis, dan Chaerul Saleh mendengar kabar ini melalui radio BBC. Setelah mendengar desas-desus Jepang bakal bertekuk lutut, golongan muda mendesak golongan tua untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Namun golongan tua tidak ingin terburu-buru. Mereka tidak menginginkan terjadinya pertumpahan darah pada saat proklamasi. Konsultasi pun dilakukan dalam bentuk rapat PPKI. Golongan muda tidak menyetujui rapat itu, mengingat PPKI adalah sebuah badan yang dibentuk oleh Jepang. Mereka menginginkan kemerdekaan atas usaha bangsa kita sendiri, bukan pemberian Jepang.

Soekarno dan Hatta mendatangi penguasa militer Jepang (Gunsei) untuk memperoleh konfirmasi di kantornya di Koningsplein (Medan Merdeka). Tapi kantor tersebut kosong.

Soekarno dan Hatta bersama Soebardjo kemudian ke kantor Bukanfu, Laksamana Muda Maeda, di Jalan Medan Merdeka Utara (Rumah Maeda di Jl Imam Bonjol 1). Maeda menyambut kedatangan mereka dengan ucapan selamat atas keberhasilan mereka di Dalat. Sambil menjawab ia belum menerima konfirmasi serta masih menunggu instruksi dari Tokyo. Sepulang dari Maeda, Soekarno dan Hatta segera mempersiapkan pertemuan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada pukul 10 pagi 16 Agustus keesokan harinya di kantor Jalan Pejambon No 2 guna membicarakan segala sesuatu yang berhubungan dengan persiapan Proklamasi Kemerdekaan.

Sehari kemudian, gejolak tekanan yang menghendaki pengambilalihan kekuasaan oleh Indonesia makin memuncak dilancarkan para pemuda dari beberapa golongan. Rapat PPKI pada 16 Agustus pukul 10 pagi tidak dilaksanakan karena Soekarno dan Hatta tidak muncul. Peserta rapat tidak tahu telah terjadi peristiwa Rengasdengklok.

Para pemuda pejuang, termasuk Chaerul Saleh, Sukarni, dan Wikana –yang konon kabarnya terbakar gelora heroismenya setelah berdiskusi dengan Ibrahim gelar Datuk Tan Malaka –yang tergabung dalam gerakan bawah tanah kehilangan kesabaran, dan pada dini hari tanggal 16 Agustus 1945. Bersama Shodanco Singgih, salah seorang anggota PETA, dan pemuda lain, mereka membawa Soekarno (bersama Fatmawati dan Guntur yang baru berusia 9 bulan) dan Hatta, ke Rengasdengklok, yang kemudian terkenal sebagai peristiwa Rengasdengklok. Tujuannya adalah agar Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta tidak terpengaruh oleh Jepang. Di sini, mereka kembali meyakinkan Soekarno bahwa Jepang telah menyerah dan para pejuang telah siap untuk melawan Jepang, apa pun risikonya. Di Jakarta, golongan muda, Wikana, dan golongan tua, yaitu Mr. Ahmad Soebardjo melakukan perundingan. Mr. Ahmad Soebardjo menyetujui untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia di Jakarta. maka diutuslah Yusuf Kunto untuk mengantar Ahmad Soebardjo ke Rengasdengklok. Mereka menjemput Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta kembali ke Jakarta. Mr. Ahmad Soebardjo berhasil meyakinkan para pemuda untuk tidak terburu – buru memproklamasikan kemerdekaan. Setelah tiba di Jakarta, mereka pulang kerumah masing-masing. Mengingat bahwa hotel Des Indes (sekarang kompleks pertokoan di Harmoni) tidak dapat digunakan untuk pertemuan setelah pukul 10 malam, maka tawaran Laksamana Muda Maeda untuk menggunakan rumahnya (sekarang gedung museum perumusan teks proklamasi) sebagai tempat rapat PPKI diterima oleh para tokoh Indonesia.

Perjuangan Menjelang Kemerdekaan

Malam harinya, Soekarno dan Hatta kembali ke Jakarta. Mayor Jenderal Moichiro Yamamoto, Kepala Staf Tentara ke XVI (Angkatan Darat) yang menjadi Kepala pemerintahan militer Jepang (Gunseikan) di Hindia Belanda tidak mau menerima Sukarno-Hatta yang diantar oleh Maeda Tadashi dan memerintahkan agar Mayor Jenderal Otoshi Nishimura, Kepala Departemen Urusan Umum pemerintahan militer Jepang, untuk menerima kedatangan rombongan tersebut. Nishimura mengemukakan bahwa sejak siang hari tanggal 16 Agustus 1945 telah diterima perintah dari Tokio bahwa Jepang harus menjaga status quo, tidak dapat memberi ijin untuk mempersiapkan proklamasi Kemerdekaan Indonesia sebagaimana telah dijanjikan oleh Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam. Soekarno dan Hatta menyesali keputusan itu dan menyindir Nishimura apakah itu sikap seorang perwira yang bersemangat Bushido, ingkar janji agar dikasihani oleh Sekutu. Akhirnya Sukarno-Hatta meminta agar Nishimura jangan menghalangi kerja PPKI, mungkin dengan cara pura-pura tidak tau. Melihat perdebatan yang panas itu Maeda dengan diam-diam meninggalkan ruangan karena diperingatkan oleh Nishimura agar Maeda mematuhi perintah Tokio dan dia mengetahui sebagai perwira penghubung Angkatan Laut (Kaigun) di daerah Angkatan Darat (Rikugun) dia tidak punya wewenang memutuskan.

Setelah dari rumah Nishimura, Sukarno-Hatta menuju rumah Laksamana Maeda (kini Jalan Imam Bonjol No.1) diiringi oleh Myoshi guna melakukan rapat untuk menyiapkan teks Proklamasi. Setelah menyapa Sukarno-Hatta yang ditinggalkan berdebat dengan Nishimura, Maeda mengundurkan diri menuju kamar tidurnya. Penyusunan teks Proklamasi dilakukan oleh Soekarno, M. Hatta, Achmad Soebardjo dan disaksikan oleh Soekarni, B.M. Diah, Sudiro (Mbah) dan Sayuti Melik. Myoshi yang setengah mabuk duduk di kursi belakang mendengarkan penyusunan teks tersebut tetapi kemudian ada kalimat dari Shigetada Nishijima seolah-olah dia ikut mencampuri penyusunan teks proklamasi dan menyarankan agar pemindahan kekuasaan itu hanya berarti kekuasaan administratif. Tentang hal ini Bung Karno menegaskan bahwa pemindahan kekuasaan itu berarti “transfer of power”. Bung Hatta, Subardjo, B.M Diah, Sukarni, Sudiro dan Sajuti Malik tidak ada yang membenarkan klaim Nishijima tetapi di beberapa kalangan klaim Nishijima masih didengungkan.
Setelah konsep selesai disepakati, Sajuti menyalin dan mengetik naskah tersebut menggunakan mesin ketik yang diambil dari kantor perwakilan AL Jerman, milik Mayor (Laut) Dr. Hermann Kandeler. Pada awalnya pembacaan proklamasi akan dilakukan di Lapangan Ikada, namun berhubung alasan keamanan dipindahkan ke kediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur 56 (sekarang Jl. Proklamasi no. 1).

Fakta Detik-detik Proklamasi

Perundingan antara golongan muda dan golongan tua dalam penyusunan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia berlangsung pukul 02.00 – 04.00 dini hari. Teks proklamasi ditulis di ruang makan di laksamana Tadashi Maeda jln Imam Bonjol No 1. Para penyusun teks proklamasi itu adalah Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, dan Mr. Ahmad Soebarjo. Konsep teks proklamasi ditulis oleh Ir. Soekarno sendiri. Di ruang depan, hadir B.M Diah Sayuti Melik, Sukarni dan Soediro. Sukarni mengusulkan agar yang menandatangani teks proklamasi itu adalah Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia. Teks Proklamasi Indonesia itu diketik oleh Sayuti melik. Pagi harinya, 17 Agustus 1945, di kediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur 56 telah hadir antara lain Soewirjo, Wilopo, Gafar Pringgodigdo, Tabrani dan Trimurti.
Acara dimulai pada pukul 10:00 dengan pembacaan proklamasi oleh Soekarno dan disambung pidato singkat tanpa teks. Kemudian bendera Merah Putih, yang telah dijahit oleh bu Fatmawati, dikibarkan, disusul dengan sambutan oleh Soewirjo, wakil walikota Jakarta saat itu dan Moewardi, pimpinan Barisan Pelopor.
Pada awalnya Trimurti diminta untuk menaikkan bendera namun ia menolak dengan alasan pengerekan bendera sebaiknya dilakukan oleh seorang prajurit. Oleh sebab itu ditunjuklah Latief Hendraningrat, seorang prajurit PETA, dibantu oleh Soehoed untuk tugas tersebut. Seorang pemudi muncul dari belakang membawa nampan berisi bendera Merah Putih (Sang Saka Merah Putih), yang dijahit oleh Fatmawati beberapa hari sebelumnya. Setelah bendera berkibar, hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya.. Sampai saat ini, bendera pusaka tersebut masih disimpan di Museum Tugu Monumen Nasional.
Setelah upacara selesai berlangsung, kurang lebih 100 orang anggota Barisan Pelopor yang dipimpin S.Brata datang terburu-buru karena mereka tidak mengetahui perubahan tempat mendadak dari Ikada ke Pegangsaan. Mereka menuntut Soekarno mengulang pembacaan Proklamasi, namun ditolak. Akhirnya Hatta memberikan amanat singkat kepada mereka.

Hari Jumat di bulan Ramadhan, pukul 05.00 pagi, fajar 17 Agustus 1945 memancar di ufuk timur. Embun pagi masih menggelantung di tepian daun. Para pemimpin bangsa dan para tokoh pemuda keluar dari rumah Laksamana Maeda, dengan diliputi kebanggaan setelah merumuskan teks Proklamasi hingga dinihari. Mereka, telah sepakat untuk memproklamasikan kemerdekaan bangsa Indonesia hari itu di rumah Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta, pada pukul 10.00 pagi. Bung Hatta sempat berpesan kepada para pemuda yang bekerja pada pers dan kantor-kantor berita, untuk memperbanyak naskah proklamasi dan menyebarkannya ke seluruh dunia ( Hatta, 1970:53 ).

Menjelang pelaksanaan Proklamasi Kemerdekaan, suasana di Jalan Pegangsaan Timur 56 cukup sibuk. Wakil Walikota, Soewirjo, memerintahkan kepada Mr. Wilopo untuk mempersiapkan peralatan yang diperlukan seperti mikrofon dan beberapa pengeras suara. Sedangkan Sudiro memerintahkan kepada S. Suhud untuk mempersiapkan satu tiang bendera. Karena situasi yang tegang, Suhud tidak ingat bahwa di depan rumah Soekarno itu, masih ada dua tiang bendera dari besi yang tidak digunakan. Malahan ia mencari sebatang bambu yang berada di belakang rumah. Bambu itu dibersihkan dan diberi tali. Lalu ditanam beberapa langkah saja dari teras rumah. Bendera yang dijahit dengan tangan oleh Nyonya Fatmawati Soekarno sudah disiapkan. Bentuk dan ukuran bendera itu tidak standar, karena kainnya berukuran tidak sempurna. Memang, kain itu awalnya tidak disiapkan untuk bendera.
Sementara itu, rakyat yang telah mengetahui akan dilaksanakan Proklamasi Kemerdekaan telah berkumpul. Rumah Soekarno telah dipadati oleh sejumlah massa pemuda dan rakyat yang berbaris teratur. Beberapa orang tampak gelisah, khawatir akan adanya pengacauan dari pihak Jepang. Matahari semakin tinggi, Proklamasi belum juga dimulai. Waktu itu Soekarno terserang sakit, malamnya panas dingin terus menerus dan baru tidur setelah selesai merumuskan teks Proklamasi. Para undangan telah banyak berdatangan, rakyat yang telah menunggu sejak pagi, mulai tidak sabar lagi. Mereka yang diliputi suasana tegang berkeinginan keras agar Proklamasi segera dilakukan. Para pemuda yang tidak sabar, mulai mendesak Bung Karno untuk segera membacakan teks Proklamasi. Namun, Bung Karno tidak mau membacakan teks Proklamasi tanpa kehadiran Mohammad Hatta. Lima menit sebelum acara dimulai, Mohammad Hatta datang dengan pakaian putih-putih dan langsung menuju kamar Soekarno. Sambil menyambut kedatangan Mohammad Hatta, Bung Karno bangkit dari tempat tidurnya, lalu berpakaian. Ia juga mengenakan stelan putih-putih. Kemudian keduanya menuju tempat upacara.

Marwati Djoened Poesponegoro ( 1984:92-94 ) melukiskan upacara pembacaan teks Proklamasi itu. Upacara itu berlangsung sederhana saja. Tanpa protokol. Latief Hendraningrat, salah seorang anggota PETA, segera memberi aba-aba kepada seluruh barisan pemuda yang telah menunggu sejak pagi untuk berdiri. Serentak semua berdiri tegak dengan sikap sempurna. Latief kemudian mempersilahkan Soekarno dan Mohammad Hatta maju beberapa langkah mendekati mikrofon. Dengan suara mantap dan jelas, Soekarno mengucapkan pidato pendahuluan singkat sebelum membacakan teks proklamasi.

“Saudara-saudara sekalian ! saya telah minta saudara hadir di sini, untuk menyaksikan suatu peristiwa maha penting dalam sejarah kita. Berpuluh-puluh tahun kita bangsa Indonesia telah berjuang untuk kemerdekaan tanah air kita. Bahkan telah beratus-ratus tahun. Gelombangnya aksi kita untuk mencapai kemerdekaan kita itu ada naiknya ada turunnya. Tetapi jiwa kita tetap menuju ke arah cita-cita. Juga di dalam jaman Jepang, usaha kita untuk mencapai kemerdekaan nasional tidak berhenti. Di dalam jaman Jepang ini tampaknya saja kita menyandarkan diri kepada mereka. Tetapi pada hakekatnya, tetap kita menyusun tenaga kita sendiri. Tetap kita percaya pada kekuatan sendiri. Sekarang tibalah saatnya kita benar-benar mengambil nasib bangsa dan nasib tanah air kita di dalam tangan kita sendiri. Hanya bangsa yang berani mengambil nasib dalam tangan sendiri, akan dapat berdiri dengan kuatnya. Maka kami, tadi malam telah mengadakan musyawarah dengan pemuka-pemuka rakyat Indonesia dari seluruh Indonesia , permusyawaratan itu seia-sekata berpendapat, bahwa sekaranglah datang saatnya untuk menyatakan kemerdekaan kita.
Saudara-saudara! Dengan ini kami menyatakan kebulatan tekad itu. Dengarkanlah Proklamasi kami: PROKLAMASI; Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan Kemerdekaan Indonesia . Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain, diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Jakarta , 17 Agustus 1945. Atas nama bangsa Indonesia Soekarno/Hatta.
Demikianlah saudara-saudara! Kita sekarang telah merdeka. Tidak ada satu ikatan lagi yang mengikat tanah air kita dan bangsa kita! Mulai saat ini kita menyusun Negara kita! Negara Merdeka. Negara Republik Indonesia merdeka, kekal, dan abadi. Insya Allah, Tuhan memberkati kemerdekaan kita itu“. ( Koesnodiprojo, 1951 ).

Acara, dilanjutkan dengan pengibaran bendera Merah Putih. Soekarno dan Hatta maju beberapa langkah menuruni anak tangga terakhir dari serambi muka, lebih kurang dua meter di depan tiang. Ketika S. K. Trimurti diminta maju untuk mengibarkan bendera, dia menolak: ” lebih baik seorang prajurit ,” katanya. Tanpa ada yang menyuruh, Latief Hendraningrat yang berseragam PETA berwarna hijau dekil maju ke dekat tiang bendera. S. Suhud mengambil bendera dari atas baki yang telah disediakan dan mengikatnya pada tali dibantu oleh Latief Hendraningrat.

Bendera dinaikkan perlahan-lahan. Tanpa ada yang memimpin, para hadirin dengan spontan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Bendera dikerek dengan lambat sekali, untuk menyesuaikan dengan irama lagu Indonesia Raya yang cukup panjang. Seusai pengibaran bendera, dilanjutkan dengan pidato sambutan dari Walikota Soewirjo dan dr. Muwardi.
Bendera Pusaka Sang Merah Putih adalah bendera resmi pertama bagi RI. Tetapi dari apakah bendera sakral itu dibuat? Warna putihnya dari kain sprei tempat tidur dan warna merahnya dari kain tukang soto!
Setelah upacara pembacaan Proklamasi Kemerdekaan, Lasmidjah Hardi ( 1984:77 ) mengemukakan bahwa ada sepasukan barisan pelopor yang berjumlah kurang lebih 100 orang di bawah pimpinan S. Brata, memasuki halaman rumah Soekarno. Mereka datang terlambat. Dengan suara lantang penuh kecewa S. Brata meminta agar Bung Karno membacakan Proklamasi sekali lagi. Mendengar teriakan itu Bung Karno tidak sampai hati, ia keluar dari kamarnya. Di depan corong mikrofon ia menjelaskan bahwa Proklamasi hanya diucapkan satu kali dan berlaku untuk selama-lamanya. Mendengar keterangan itu Brata belum merasa puas, ia meminta agar Bung Karno memberi amanat singkat. Kali ini permintaannya dipenuhi. Selesai upacara itu rakyat masih belum mau beranjak, beberapa anggota Barisan Pelopor masih duduk-duduk bergerombol di depan kamar Bung Karno.

Tidak lama setelah Bung Hatta pulang, menurut Lasmidjah Hardi (1984:79) datang tiga orang pembesar Jepang. Mereka diperintahkan menunggu di ruang belakang, tanpa diberi kursi. Sudiro sudah dapat menerka, untuk apa mereka datang. Para anggota Barisan Pelopor mulai mengepungnya. Bung Karno sudah memakai piyama ketika Sudiro masuk, sehingga terpaksa berpakaian lagi. Kemudian terjadi dialog antara utusan Jepang dengan Bung Karno: ” Kami diutus oleh Gunseikan Kakka, datang kemari untuk melarang Soekarno mengucapkan Proklamasi .” ” Proklamasi sudah saya ucapkan,” jawab Bung Karno dengan tenang. ” Sudahkah ?” tanya utusan Jepang itu keheranan. ” Ya, sudah !” jawab Bung Karno. Di sekeliling utusan Jepang itu, mata para pemuda melotot dan tangan mereka sudah diletakkan di atas golok masing-masing. Melihat kondisi seperti itu, orang-orang Jepang itu pun segera pamit. Sementara itu, Latief Hendraningrat tercenung memikirkan kelalaiannya. Karena dicekam suasana tegang, ia lupa menelpon Soetarto dari PFN untuk mendokumentasikan peristiwa itu. Untung ada Frans Mendur dari IPPHOS yang plat filmnya tinggal tiga lembar ( saat itu belum ada rol film ). Sehingga dari seluruh peristiwa bersejarah itu, dokumentasinya hanya ada 3 ( tiga ) ; yakni sewaktu Bung Karno membacakan teks Proklamasi, pada saat pengibaran bendera, dan sebagian foto hadirin yang menyaksikan peristiwa yang sangat bersejarah

Pada tanggal 18 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mengambil keputusan, mengesahkan dan menetapkan Undang-Undang Dasar (UUD) sebagai dasar negara Republik Indonesia, yang selanjutnya dikenal sebagai UUD 45. Dengan demikian terbentuklah Pemerintahan Negara Kesatuan Indonesia yang berbentuk Republik (NKRI) dengan kedaulatan di tangan rakyat yang dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang akan dibentuk kemudian.
Setelah itu Soekarno dan M.Hatta terpilih atas usul dari Oto Iskandardinata dan persetujuan dari PPKI sebagai presiden dan wakil presiden Republik Indonesia yang pertama. Presiden dan wakil presiden akan dibantu oleh sebuah Komite Nasional.

Banyak orang -ya paling tidak saya- berpikir bahwa suara Bung Karno membacakan proklamasi itu mengudara juga di radio pada hari yang sama saat Indonesia merdeka. Ternyata bukan begitu ceritanya. Jumat, 17 Agustus 1945, sekitar jam 17:30 WIB. Saat itu Pak Jusuf sedang berada di kantornya, Hoso Kyoku (Radio Militer Jepang di Jakarta). Tiba-tiba muncullah Syahruddin, seorang pewarta dari kantor berita Jepang Domei dengan tergesa-gesa. (Catatan: Pak Jusuf sempat meralat kebenaran berita bahwa yang datang itu adalah sejarawan Des Alwi). Syahruddin yang masuk ke kantor Hoso Kyoku dengan melompati pagar itu menyerahkan selembar kertas dari Adam Malik yang isinya “Harap berita terlampir disiarkan”. Berita yang dimaksud adalah Naskah Proklamasi yang telah dibacakan Bung Karno jam 10 pagi. Masalahnya, semua studio radio Hoso Kyoku sudah di jaga ketat sejak beberapa hari sebelumnya, tepatnya sehari setelah Hiroshima dan Nagasaki di bom oleh Amerika. Jusuf kemudian berunding dengan rekan-rekannya, diantaranya Bachtiar Lubis (kakak dari Sastrawan dan tokoh pers Indonesia Mochtar Lubis) dan Joe Saragih, seorang teknisi radio. Beruntung, studio siaran luar negeri tidak dijaga. Saat itu juga dengan bantuan Joe, kabel di studio siaran dalam negeri di lepas dan disambungkan ke studio siaran luar negeri. Tepat pukul 19:00 WIB selama kurang lebh 15 menit Jusuf pun membacakan kabar tentang proklamasi di udara, sementara di studio siaran dalam negeri tetap berlangsung siaran seperti biasa untuk mengecoh perhatian tentang Jepang. Belakangan tentara Jepang mengetahui akal bulus Jusuf dan kawan-kawannya. Mereka pun sempat disiksa. Beruntung mereka selamat. Malam itu pun radio Hoso Kyoku resmi dinyatakan bubar, tetapi dunia saat itu juga sudah mengetahui kabar tentang proklamasi langsung dari mulut Jusuf Ronodipuro. Sayang rekaman suara ini tidak diketahui lagi keberadaannya, atau jangan-jangan sudah tidak ada mengingat malam itu juga radio tersebut ditutup oleh Jepang.

Momentum perayaan Hari Kemerdekaan pada tahun ini ternyata istimewa. Itu karena detik-detik proklamasi pada tahun 1945 juga bertepatan dengan bulan Ramadan.
Pada 17 Agustus 1945 pukul 08.00, ternyata Bung Karno masih tidur nyenyak di kamarnya, di Jalan Pegangsaan Timur 56, Cikini. Dia terkena gejala malaria tertiana. Suhu badannya tinggi dan sangat lelah setelah begadang bersama para sahabatnya menyusun konsep naskah proklamasi di rumah Laksamana Maeda. Pating greges, keluh Bung Karno setelah dibangunkan de Soeharto, dokter kesayangannya. Kemudian darahnya dialiri chinineurethan intramusculair dan menenggak pil brom chinine. Lalu ia tidur lagi. Pukul 09.00, Bung Karno terbangun. Berpakaian rapi putih-putih dan menemui sahabatnya, Bung Hatta. Tepat pukul 10.00, keduanya memproklamasikan kemerdekaan Indonesia dari serambi rumah. “Demikianlah Saudara-saudara! Kita sekalian telah merdeka!”, ujar Bung Karno di hadapan segelintir patriot-patriot sejati. Mereka lalu menyanyikan lagu kebangsaan sambil mengibarkan bendera pusaka Merah Putih. Setelah upacara yang singkat itu, Bung Karno kembali ke kamar tidurnya. masih meriang.

Upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ternyata berlangsung tanpa protokol, tak ada korps musik, tak ada konduktor dan tak ada pancaragam. Tiang bendera pun dibuat dari batang bambu secara kasar, serta ditanam hanya beberapa menit menjelang upacara. Tetapi itulah, kenyataan yang yang terjadi pada sebuah upacara sakral yang dinanti-nantikan selama lebih dari tiga ratus tahun!
(Kutipan From http://terselubung.blogspot.com/2010/08/fakta-detik-detik-proklamasi.html)

Inilah Kota Dambaan Umar Patek Jika Kelak Bebas

Ancaman hukuman mati menanti gembong teroris Umar Patek. Namun kepada tim pengacara yang menemuinya di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Umar Patek masih berharap kebebasan sehingga dapat menghabiskan waktu bersama keluarga di Surabaya, Jawa Timur.

Umar Patek
"Pokoknya saya ingin menghabiskan hidup saya disana," kata Umar Patek seperti dituturkan anggota Tim Pengacara Muslim (TPM) Poso, Akhyar usai mengunjungi kliennya di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Selasa (16/8/2011).

Akhyar mengatakan Umar Patek sudah ditemui oleh keluarga besarnya dari Surabaya, Jawa Timur. "Suasananya haru dan hujan tangis tumpah didalam sel itu," kata Akhyar yang menyebutkan Umar Patek ditahan di Blok A Rutan Mako Brimob.




Ketika ditanya mengenai Osama Bin Laden, hingga kini, kata Akhyar, Umar Patek tetap tidak mengakui berkomunikasi dengan Pimpinan Al-Qaeda saat berada di Pakistan. Akhyar menyebutkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kliennya telah selesai dan akan diserahkan kepada kejaksaan. "Kalau statusnya P-19 (berkas untuk disempurnakan), mungkin Februari 2012 baru akan disidang," katanya.

Umar Patek mengaku penangkapannya oleh aparat keamanan merupakan resiko dari perjuangan yang diyakininya. Lalu, dimana lokasi sidang Umar Patek?

"Sepertinya di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, tapi dia maunya sih di Bali," pungkas Akhyar.(sumber Tribunnews.com)

Monday, January 17, 2011

Ini 12 Instruksi Presiden untuk Gayus Tambunan

WARMCLICK.CO.CC— Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, ketika menutup rapat kabinet terbatas bidang politik, hukum, dan keamanan di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (17/1/2011), mengeluarkan 12 instruksi presiden terkait dengan kasus mafia hukum dan mafia pajak oleh Gayus HP Tambunan. Dalam waktu dekat, Presiden akan mengeluarkan instruksi presiden yang harus dijadikan pedoman dan dijalankan oleh semua jajaran institusi yang mendapatkan instruksi tersebut.

Inilah ke-12 Instruksi Presiden tersebut:

1. Kepada Kepolisian RI, Kejaksaan, Kementerian Keuangan, serta Kementerian Hukum dan HAM, saya instruksikan untuk mempercepat dan menuntaskan kasus hukum Gayus Tambunan.

2. Tingkatkan sinergi antar-penegak hukum dengan melibatkan PPATK dan Satgas Pemberantasan Mafia Hukum. KPK lebih dilibatkan dan dapat didorong melakukan pemeriksaan yang belum ditangani Polri.

3. Kita lakukan audit kinerja dan audit keuangan terhadap lembaga penegak hukum yang memiliki kaitan dengan kasus Gayus Tambunan. Saat ini, ditengarai adanya penyimpangan di lembaga-lembaga itu, dalam hal ini kepolisian, kejaksaan, dan Dirjen Pajak. Saya berharap hal yang sama dilakukan kepada lembaga penegak hukum yang tak di bawah Presiden.

4. Penegakan hukum agar dijalankan secara adil dan tidak pandang bulu. Sebanyak 149 perusahaan yang disebut ada kaitan pajak, manakala dari hasil penyelidikan ada bukti permulaan yang cukup, dalam arti juga melakukan pelanggaran, tentu perlu dilakukan pemeriksaan.

5. Guna meningkatkan efektivitas, saya berpendapat, metode pembuktian terbaik dapat dilakukan sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

6. Saya instruksikan untuk mengamankan dan mengembalikan aset negara, termasuk dilakukan perampasan terhadap uang yang diduga didapat dari hasil korupsi.

7. Berikan tindakan sanksi administrasi dan disiplin, di samping hukum, bagi yang dinyatakan bersalah, kepada semua pejabat yang nyata-nyata melakukan penyimpangan dan pelanggaran. Hal ini termasuk mutasi dan pencopotan. Hal ini dapat dilakukan dalam waktu satu minggu ke depan

8. Bagi organisasi atau lembaga yang pejabatnya melakukan penyimpangan, perlu dilakukan penataan. Atas hal ini, diberikan waktu satu bulan.

9. Kita akan melakukan peninjauan dan perbaikan serius terhadap sistem kerja dan aturan yang memiliki celah untuk mencegah terjadinya penyimpangan dan kejahatan serupa.

10. Saya ingin mendapatkan laporan secara berkala data kemajuan penuntasan kasus hukum Gayus Tambunan, termasuk pelaksanaan inpres setiap dua minggu.

11. Saya juga instruksikan untuk menjelaskan dan mengumumkan kepada masyarakat luas tentang kemajuan penanganan kasus Gayus Tambunan secara berkala agar masyarakat dapat mengikuti apa yang telah, sedang, dan akan dilakukan oleh jajaran penegak hukum atau unsur pemerintah terkait.

12. Terkait hal ini, saya menugasi Wakil Presiden Boediono untuk memimpin kegiatan pengawasan, pemantauan, dan penilaian terhadap pelaksanaan instruksi Presiden dengan dibantu Satgas Pemberantasan Mafia Hukum.

Dikatakan Presiden, tekad pemerintah, penegak hukum adalah menuntaskan penindakan hukum terhadap mereka yang bersalah dalam kasus Gayus Tambunan dengan tiga sasaran. Pertama, hukum benar-benar ditegakkan, dan mereka yang bersalah diberikan sanksi yang sesuai. Kedua, dilakukan penataan organisasi, posisi, dan jabatan di sejumlah lembaga yang diduga terdapat penyimpangan. Ketiga, menutup atau memperbaiki titik lemah atau lubang hukum agar kasus serupa pada masa mendatang tak terulang.

Friday, January 7, 2011

LPI vs PSSI

WARMCLICK.CO.CC - Pengurus Liga Primer Indonesia (LPI) menantang Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk memidanakan LPI terkait pendirian dan penyelenggaraan kompetisi sepak bola antarklub.

"Silakan saja (mengajukan, Red) pengaduan pidana. Tapi, kami sudah ajukan ke berwajib. Kami tidak mengerti pasalnya mana yang mau digunakan. Kami siap menghadapi itu," ujar General Manager LPI, Arya Abhiseka, saat di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (7/1/2011).

Dengan mengantungi izin dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) dan restu Menpora Andi Mallarangeng, Arya merasa LPI cukup sah untuk menggelar kompetisi. Apalagi, pihak kepolisian juga telah bersedia memberikan izin keramaian untuk seluruh laga di musim ini.

Sebagaimana diberitakan, pengusaha Arifin Panigoro dengan perusahaan PT Medco-nya menggagas pembentukan LPI sebagai kompetisi tandingan dari Liga Super Indonesia. PSSI sebagai badan resmi sepakbola tanah air geram dan menyebut pembentukan dan kompetisi sepakbola antarklub di bawah naungan LPI adalah ilegal.

Dasar hukum yang dipakai PSSI adalah Pasal 51 ayat 2, UU No 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional, bahwa setiap penyelenggaraan kejuaraan olahraga yang mendatangkan langsung massa penonton wajib mendapatkan rekomendasi dari induk organisasi cabang olahraga bersangkutan dan memenuhi peraturan perundang-undangan.

Mengenai landasan hukum yang dipegang PSSI tersebut, BOPI sebagai badan olahraga profesional memihak ke LPI dan menyebut tidak melanggar hukum.

Landasan hukum yang dipakai BOPI (dan pemerintah) adalah Pasal 37 ayat 1 dan 2 Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Keolahragaan. Dalam Pasal 37 ayat (1) disebutkan, Menteri bertanggung jawab terhadap pembinaan dan pengembangan serta pengawasan dan pengendalian olahraga profesional. Di pasal yang sama di ayat (2) tertulis, Dalam melaksanakan tanggung jawab sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Menteri dibantu oleh Badan Olahraga Profesional pada tingkat nasional.

Aturan lain yang juga dipakai BOPI adalah UU No. 2 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional Pasal 13 ayat (1) yang berbunyi: Pemerintah mempunyai wewenang untuk mengatur, membina, mengembangkan, melaksanakan dan mengawasi penyelenggarakan keolahragaan secara nasional.

Pasal 36 ayat 3 menyebutkan, Pemerintah berkewajiban memberikan pelayanan dan kemudahan kepada induk organisasi cabang olahraga, induk organisasi olahraga fungsional, dan/atau organisasi olahraga profesional untuk terciptanya prestasi olahraga, lapangan kerja, dan peningkatan pendapatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1).

Resolusi 2011 Pedangdut Kristina Iswandari

WARMCLICK.CO.CC- Penyanyi dangdut Kristina Iswandari (34) pada awal tahun 2011 ini membuat resolusi baru. Pada tahun ini dia ingin merilis single untuk grupnya, Tiga Kembang, dan single solo.

”Tiga Kembang sudah merekam lagu ’Goyang Sayang’ karya Mas Anang Hermansyah pada pertengahan tahun 2010. Mudah-mudahan Februari nanti single ’Goyang Sayang’ bisa dirilis,” kata Kristina.

Grup Tiga Kembang terdiri dari Kristina, Ikke Nurjanah, dan Cici Paramida. Mereka secara tak sengaja mendapatkan lagu ciptaan Anang Hermansyah itu.

”Tahun lalu, saat dabing lagu ’Kegagalan Cinta’, sebenarnya kami mau di-direct teman Mas Anang, tetapi batal karena jadwalnya enggak cocok. Lalu, teman Mas Anang itu sempat dengar kami nyanyi bareng bertiga dan bilang kalau Mas Anang punya lagu yang bisa kami nyanyikan. Jadi, kami minta lagu itu,” katanya.

Selain single bersama Tiga Kembang, Kristina berencana membuat single solo. ”Sekarang kan zaman single, kayak aku yang single and very happy he-he-he. Bikin single itu praktis dan lebih murah ketimbang album. Apalagi, bajakan makin menjadi-jadi, lebih baik bikin single untuk di-download jadi ring back tone,” katanya.
Namun, Kristina tetap bersyukur karena undangan menyanyi, baik di televisi maupun off air, tetap mengalir. (LOK)

Demi LPI, 500 Artis Menginap di Stadion

WARMCLICK.CO.CC - Datang menggunakan sembilan bus angkutan berisi 500 artis (seniman) tari dan musik, Endah Pertiwi, Sekretaris Club Topeng Ireng, Magelang, mewakili rombongan mengaku tidur di Stadion Manahan Solo hingga acara pembukaan Liga Primer Indonesia (LPI) resmi dibuka, Sabtu, (8/1/2011).

"Berangkat dari Magelang sekitar pukul 16.00 WIB. Kami bersama rombongan berangkat dari ke Manahan," kata Endah ditemui Tribun di Stadion Manahan, Jumat, (7/1/2011), malam.

Mengenakan jumper warna hijau, Endah tampak mengawasi rombongan yang sedang gladi resik di pinggir lapangan. Ratusan orang itu sedang membentuk formasi melingkar sepanjang arena lari Stadion.

Di sisi sebelah kiri Endah berdiri, alat tabuh gendang dan tumpukan topeng ireng berderet di tepi rumput lapangan sebelah podium utama.

"Kami tidur di sini karena memang tidak ada tempat yang muat menampung orang segini banyak,"jelasnya.

Di depan Endah yang berdiri di sebelah lima perempuan di bangku tempat pemain sepakbola. Sebanyak 100 pemain musik sedang menyiapkan intrumen di panggung.

"Pemain topeng ireng berjumlah 400 orang, sedang 100 orang pemain musik pengiring, semua dari Magelang,"terangnya.

Di sela gladi bersih yang dilakukan Tim Topeng Ireng, suara koreografer panitia terdengar memberikan perintah untuk melakukan gerakan melingkar. Tiga orang lelaki sibuk bergerak ke sana ke mari mengatur gerakan penari agar sesuai keinginan.

"Gerakan tetap seperti rencana kemarin, isi ruang kosong yang belum terisi" kata Handoyo, satu dari 3 koreografer.

Gerak gemulai tarian ditambah tabuhan alat musik membuat gerakan tari terlihat menarik. Sesaat musik berhenti kemudian terdengar teriakan suara keras.

"LPI yesssss....Solo Yessss, LPI yesssss...Solo Yessssss," teriak ratusan penari bergemuruh di Stadion Manahan.

Monday, January 3, 2011

Kamus bahasa Nias-Indonesia,Kamus Li Niha

WARMCLICK-CO.CC-Para pencinta bahasa daerah kini dapat mempelajari bahasa Nias lewat kamus. Kamus bahasa Nias-Indonesia yang bernama Kamus Li Niha akan diluncurkan secara resmi, Selasa (4/1/2011) ini.

Peluncuran Kamus Li Niha menurut rencana digelar di Hotel Swiss Bell, Cabridge Mall, Jalan S Parman, Medan, pukul 14.00. Acara peluncuran ini bakal dihadiri para pejabat teras dari Pulau Nias, tokoh masyarakat di Sumatera Utara, serta warga dan tokoh Nias yang berdomisili di Medan.

Penyusun kamus ini, Apolonius Lase, penyelaras bahasa di harian Kompas, yang dihubungi Kompas.com, mengaku senang akhirnya kamus yang ia susun sejak 2002 itu bisa diterbitkan Penerbit Buku Kompas.

Penyusunan kamus ini, menurut Apollo, dilatarbelakangi keprihatinannya akan semakin hilangnya pemakaian bahasa Nias di kalangan anak-anak, utamanya yang berada di kota dan perantauan.

"Posko Delasiga (sebuah organisasi kemasyarakatan nirlaba yang dikelola putra Nias di Jakarta) mau mendukung penerbitan ini sehingga kekhawatiran tersebut bisa sedikit diatasi. Bahasa daerah harus kita selamatkan," ujarnya.

Kini, kata Apollo, para pencinta bahasa daerah bisa belajar bahasa Nias lewat kamus ini. "Saya sengaja membuat contoh kalimat untuk setiap lema dan kata turunannya agar siapa pun bisa dengan mudah memahami bahasa Nias," kata Apollo. Ia menambahkan, kamusnya sudah bisa didapatkan di Toko Buku Gramedia mulai hari ini.

Tidak hanya kamus, sebuah buku tentang foklor berjudul Jejak-jejak Cerita Rakyat Nias juga diluncurkan. Buku foklor tersebut dikarang oleh seorang dokter yang berdomisili di Yogyakarta, Victor Zebua.

Acara peluncuran yang dimeriahkan artis penyanyi dari Nias, Tice Halawa, dan penampilan sanggar seni pimpinan Hikayat Manaö ini akan dirangkai dengan pameran foto seputar gempa Nias yang terjadi pada 28 Maret 2005. "Orang Medan dan sekitarnya bisa mampir menyaksikan acara yang berlangsung sampai besok," ujar Apollo.

Duo pelantun Keong Racun, Putri-Penelope

WARMCLICK.CO.CC- Duo pelantun Keong Racun, Putri-Penelope, menyesalkan terjadinya perceraian antara dai kondang Abdullah Gymnastiar atau akrab disapa Aa Gym dengan istrinya Teh Ninih.

"Perceraian dibenci agama, tapi balik lagi, kalau dipaksain nggak bagus juga. Itu balik lagi ke Teh Ninih dan Aa Gym-nya," kata Cinta Penelope, Senin, (03/01/2011), saat ditemui di Studio Penta, SCTV, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Putri mengatakan sebaiknya Teh Ninih dan Aa Gym sebelum bercerai, pikir dulu. Pertimbangannya, mereka sudah memiliki anak. "Pikirkan sebelum ngejalanin, jangan pikir egois-nya kita. Pikirkan anak-anak," timpalnya.

Kendati begitu, Penelope memahami betul keadaan Aa Gym yang menjadi panutan banyak orang. Biar bagaimana pun, Aa Gym juga manusia biasa. Sebagai manusia biasa, Aa Gym tidak lupt dari kesalahan.

"Berat juga jadi panutan. Tetapi Aa Gym manusia biasa. Dia juga punya kekurangan. Sama seperti kita," ujar Penelope.

Inilah Alasan PSSI Tolak LPI

WARMCLICK.CO.CC - Buat PSSI, hadirnya Liga Primer Indonesia (LPI) ibarat duri dalam daging. Otoritas tertinggi sepak bola nasional itu pun ambil langkah tegas menanggapi kompetisi ala Arifin Panigoro dkk. Sanksi keras bakal diganjarkan.

PSSI yakin, hukuman mengacu pada statuta PSSI dan Undang-undang Republik Indonesia pasal 51 Bab IX, siap mengahadang laju LPI. Pasalnya, PSSI menilai keberadaan LPI sarat dengan pelanggaran. Induk sepak bola Indonesia itu pun siap mengambil keputusan tegas.

“Kami mempertegas statuta dan undang-undang yang ada. Barang siapa yang melanggar peraturan dan ketentuan sebagaimana yang tertuang pada pasal 51 Siskornas, telah dipaparkan secara jelas pada Bab XXII Siskornas terkait atau mengenai ketentuan pidana,” ujar Sekjen PSSI, Nugraha Besoes, di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Senin (3/1/2011).

“Pasal 89 Bab XXII ayat 1 menyebutkan, setiap orang yang menyelenggarakan kejuaraan olahraga tanpa memenuhi kewajiban sebagaimana dimaksud dalam pasal 51 ayat (1) dan ayat (2), dipidana dengan pidana penjara paling lama dua (2) tahun dan/atau kerja denda paling banyak Rp 1 miliar,” terang Besoes.

“Ayat duanya, apabila perbuatan sebagaimana ayat (1) menimbulkan kerusakan dan/atau gangguan keselamatan pihak lain, setiap orang dipidana dengan pidana penjara paling lama lima (5) tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar,” tambah Besoes.

Sementara itu, Anggota Eksekutif Komisi Disiplin PSSI, Subardi mengungkapkan, sepak bola bukan hanya sekadar permainan atau hura-hura. Tapi ada esensi atau nilai-nilai lain di dalamnya, seperti budaya dan hukum.

“Ada juga yang namanya sportifitas. Dan untuk mencapai ke sana, ada norma-norma atau aturan yang ditetapkan suatu badan yang diakui. Norma yang dibuat dan ditetapkan itu, standarnya atau bermuara pada FIFA,” kata Subardi.

“Di sini jelas, artinya semua ada aturannya. Namun, LPI sampai saat ini belum ada laporan. Jangankan lapor, melakukan komunikasi saja tidak pernah. Ini bukan berdasarkan rasa suka atau tidak suka, tapi harus sesuai aturan yang berlaku,” tambah subardi.

Terkait sanksi, Subardi menerangkan, semua tetap beralaskan praduga tak bersalah. “Kami akan beritahukan kepada klub-klub yang melanggar kalau mereka telah salah dan melanggar aturan. Tapi setelah itu, nyata-nyatanya tetap melakukan ya baka dikenakan sanksi yang berlaku.”

“Pemain tidak boleh ikut kegiatan sepak bola di Indonesia. Buat klub, tidak boleh juga mengikuti kompetisi sepak bola yang berjalan,” pungkas Subardi.

Thursday, December 30, 2010

Seleksi Masuk Universitas Indonesia (UI) Pada Juli 2011

WARMCLICK.co.cc - Universitas Indonesia (UI) kembali membuka kesempatan kepada peserta didik di seluruh Indonesia untuk menempuh studi di UI melalui Seleksi Masuk Universitas Indonesia (Simak UI) 2011. Simak UI merupakan ujian seleksi masuk UI yang terintegrasi dari jenjang pendidikan Vokasi/D3 hingga jenjang pendidikan Doktoral.

"Ini bukan jalur mandiri dengan biaya mahal karena telah ditetapkan melalui biaya pendidikan yang berkeadilan," ungkap Kepala Kantor Komunikasi UI Vishnu Juwono kepada Kompas.com, Kamis (30/12/2010).
Ini bukan jalur mandiri dengan biaya mahal karena telah ditetapkan melalui biaya pendidikan yang berkeadilan.
-- Vishnu Juwono
Vishnu memaparkan, biaya pendidikan bagi mahasiswa S-1 Reguler yang terjaring melalui Simak UI sama dengan mahasiswa yang diterima melalui seleksi nasional atau SNMPTN dan PPKB (Program Pemerataan Kesempatan Belajar).

Adapun Simak UI 2011 akan dilaksanakan serentak pada 3 Juli 2011 di beberapa kota besar di Indonesia. Pendaftaran seleksi tetap dilakukan secara online melalui laman http://penerimaan.ui.ac.id. Calon mahasiswa dapat memilih minimal dua program studi dengan membayar Rp 200.000.

Sexs In the Morning Resolution for you Life

SHUTTERSTOCK
WARMCLICK.co.cc - Untuk kebanyakan orang, alarm yang berbunyi di pagi hari bisa menjadi hal yang paling dibenci. Hm, daripada memulai hari dengan gerutu, mengapa tidak membuatnya jadi hal yang menyenangkan dengan seks? Alasannya, karena seks itu menyenangkan, menyehatkan, dan meningkatkan kebahagiaan dalam kehidupan.

Seperti yang diungkapkan Debby Herbenick, Ph.D., pengarang Because It Feels Good, seks mengeluarkan hormon oksitosin yang membuat kita merasa lebih nyaman, dekat dengan pasangan, dan ceria. Nah, mengapa tidak melakukannya di awal hari? Selain itu, seks juga terbukti meningkatkan imun tubuh yang melawan infeksi, mengoptimalkan pengeluaran estrogen yang membantu menguatkan tekstur kulit serta rambut. Jadi, jika Anda siap menaruh "mempersering seks di pagi hari" dalam resolusi tahun baru Anda, silakan simak tips dari majalah Women's Health berikut ini:

Ringtone beriring sentuh lembut
Siapkan alarm Anda dengan lagu lembut, tatap wajahnya yang sedang tertidur, dan begitu Anda mulai terangsang, buka baju Anda perlahan. Jika si dia tidur telenang, letakkan tangan Anda pada pahanya, dengan ibu jari menghadap area kemaluannya. Gerakkan ibu jari Anda seperti memijat dengan gerakan perlahan, kuat, dan bersirkular, dengan diameter sekitar 5 cm, sambil mengarah ke kemaluannya. Menurut Alexis Arvidson, akupunkturis, hal ini akan membantu aliran darah ke Mr P-nya.

Yang segar, yang percaya diri, yang menggairahkan
Perlahan-lahan bangun dan pergi ke kamar mandi untuk menggosok gigi tak hanya bisa mengenyahkan bau mulut, tetapi juga membuat mulut Anda terasa lebih segar, coba gunakan pasta gigi dari mint. Rasa mint yang menggelitik akan memberi sensasi tersendiri di bagian tubuh Mr P dan area kulit skrotumnya, dua bagian yang kaya ujung saraf. Perlu diingat, akan butuh sekitar beberapa menit sebelum efek mentol bekerja, jadi bersabarlah, ia mungkin tidak akan merasakannya di awal-awal.

Nikmati pemandangannya
Di bawah sinar matahari, sulit untuk menutupi kekurangan tubuh Anda. Jadi, simpan saja rasa tak percaya diri Anda di belakang sana. Jangan menutup diri dengan selimut atau apa pun. Nikmati pemandangan kujur si dia, dan biarkan ia melihat Anda apa adanya. Karena menurut studi dari Emory University, sama seperti pria, wanita juga bisa terangsang lewat indera penglihatan.

Keuntungan dari alam
Seperti Anda ketahui, Mr P suami di pagi hari akan mengeras karena testosteron yang akan ia gunakan keesokan harinya sudah terakumulasi. Sejak bangun di pagi hari hingga 3 jam kemudian, ia akan berada pada titik puncaknya. Jangan membuang waktu, gunakan kesempatan itu untuk "beraksi".

Aroma alami pembangkit gairah
Untuk menambahkan gairah, begitu Anda dan dia terbangun, hirup aroma alami kujurnya yang belum mandi (pastikan malamnya ia sempat membersihkan diri sepulang kerja). Aroma alami tubuh seorang pria, menurut penelitian University of Pennsylvania, terbukti mampu meningkatkan libido wanita, apalagi jika memang sejak awal Anda sudah menyukai aroma tubuh asli si dia.

Posisi nyaman
Jika Anda dan dia belum merasa terlalu bersemangat, coba lakukan posisi yang nyaman, misalnya, posisi spooning, dengan dia di belakang Anda. Lebarkan kedua kaki Anda, dan izinkan ia menelisip dan menyentuh tubuh Anda. Posisi ini pun memberinya keleluasan untuk berbisik di telinga Anda atau menciumi belakang leher Anda.

Mandi berdua
Coba nyalakan air hangat dan mandi berdua di pagi yang tak terlalu terburu-buru. Air hangat menaikkan darah dalam permukaan kulit, sehingga lebih reseptif akan sentuhan. Saling sabuni tubuh dengan sabun gel mint, wanginya akan membangunkan semangat.

Quickie
Seks di pagi hari tidak harus menghabiskan waktu terlalu lama. Melakukan seks quickie pun cukup, karena Anda dan dia mungkin sama-sama sedang terburu-buru. Adrenalin yang membuat jantung berdebar akan membantu menambah intensitas seks spontan.

Kejutkan ia saat baru kelar mandi, sebelum berpakaian, atau saat membuat sarapan. Anda juga bisa melewatkan foreplay untuk yang satu ini. Karena menurut studi yang dipublikasikan di The Journal of Sexual Medicine menemukan bahwa ketika perempuan mengabaikan pengalih perhatian di luaran, misal, televisi atau komputernya, perempuan bisa terangsang dalam waktu 30 detik saja. Quickie tidak harus berarti bersanggama. Ciuman yang menggebu dan gapah, atau membiarkannya tahu Anda sedang memerhatikan bokongnya akan menyalakan gairah seharian hingga nanti malam.

Foto-foto hot sarah azhari

WARMCLICK.co.cc-Artis Sarah Azhari memang tiada hentinya untuk bikin sensasi.Artis seksi yang merupakan adik Ayu Azhari ini baru-baru ini tampil di Delta Spa Medan.Dalam penampilannya itu,Sarah Azhari memakai baju daster merah.Sarah Azhari kelihatan sangat seksi.Ini dia foto hot sarah azhari.


















Foto-foto HOT Rahma Azhari

WARMCLICK.co.cc- Artis sensual Rahma Azhari tak menampik bahwa foto syur dengan pria bule di sebuah kolam pemandian, yang beredar belakangan ini, adalah benar dirinya. Namun, Rahma menampik keras bahwa pria asing yang jadi pasangan hot-nya itu adalah asisten pelatih timnas Garuda, Wolfgang Pikal.

Adik Ayu Azhari ini justru mengakui kalau pria bule itu adalah mantan tunangannya. Pengakuan ini dilontarkan lewat akun microblogging Twitter-nya. "HOAX!!! itu foto mantan tunangan saya, foto udah basi kok dibilang wolfgang pical? NGARANG!!!" Kicauannya tersebut sekaligus menanggapi pemberitaan seputar beredarnya foto hot tersebut di sejumlah media luas belakangan ini.

Foto Rahma Azhari dan pelatih tim nasional Filipina Simon McMenemy yang beredar di Twitter

Setelah muncul bersama dengan pelatih tim nasional sepak bola Filipina, Simon McMenemy, Rahma lagi-lagi bikin heboh. Melalui jaringan grup BlackBerry Messenger (BBM), fotonya beredar luas.
Rahma Azhari
Seorang perempuan mirip Rahma Azhari sedang bercumbu dengan pria bule.

Foto kali ini tentu jauh lebih "garang" ketimbang fotonya dengan McMenemy. Pasalnya, dalam foto tersebut, Rahma terlihat lagi asoi berendam dengan seorang pria bule sambil berciuman. Keduanya bahkan terlihat bertelanjang dada.(kompas.com)

Anang Hermansyah Merindukan Syahrini?

Dok.ANTV
WARMCLICK.co.cc-Vokalis, pencipta lagu, sekaligus produser Anang Hermansyah tengah dilanda rindu. Ya, di akun Twitter miliknya, mantan suami vokalis pop Krisdayanti itu mengungkapkan bahwa dirinya sedang kangen berat kepada seseorang.

"@ananghijau: Rindu ini terasa indahnya, bila kau ada di sini, bersamaku berbagi rasa, ingin kuungkap semua rasa, curahkan cinta ini untukmu, hanya dirimu...," begitu tulis Anang di akun Twitter-nya, Kamis (30/12/2010).

Tak hanya itu, pelantun lagu "Separuh Jiwaku Pergi" itu berkicau lagi. "@ananghijau: Miss u muchhhhh...."

Apakah perempuan yang kini tengah dirindukan Anang tersebut adalah vokalis Syahrini, yang sempat menjadi teman duetnya beberapa waktu lalu?

Anang tak membeberkannya dan membiarkannya tetap menjadi misteri. Namun, Aurel membalas kicauan ayahnya.
Setelah bercerai dengan Krisdayanti bintang Anang Hermansyah kian cemerlang. Bersama teman duetnya yang baru, Syahrini, Anang tampil duet di HUT ANTV, di JiEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (25/3/2010)

"@aurelhermansyah: "Pipi kangen sama siapaa? hayooo ciee!!:p," sindir anak gadis buah pernikahannya dengan penyanyi pop Krisdayanti itu.(kompas.com)

Wednesday, December 29, 2010

4 Geng Motor Moonraker, XTC, Brigez, dan GBR Resmi bubar

WARCLICK.CO.CC- Setelah banyaknya penolakan dari masyarakat Kota Bandung yang resah akan keberadaan geng motor, akhirnya empat geng motor menyatakan resmi bubar.

Keempat geng motor tersebut adalah Moonraker, XTC, Brigez, dan GBR. Acara pernyataan bubar ini berlangsung di Lapangan Tegalega, Kota Bandung, Kamis (30/12/2010). Mereka sepakat menghapus dan tidak akan beraktifitas mengatasnamakan geng motor.

Tidak hanya empat geng motor besar yang hadir, para siswa dan elemen lainnya seperti dari TNI, Satpol PP, dan pihak kepolisian nampak hadir dalam kegiatan tersebut.


Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Jaya Subriyanto mengatakan, pihaknya menyambut positif adanya deklarasi pembubaran tersebut. "Ini langkah awal untuk memulai hal yang baik," ungkap Jaya. Dirinya berharap, dengan adanya deklarasi ini dapat menciptakan kondisi Kota Bandung yang kondusif.

Sedangkan Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda mengatakan, pihaknya sangat mengapreasiasi langkah yang dilakukan geng motor kali ini. "Tentunya deklarasi ini akan memberi nilai tambah bagi mereka. Yang tadinya memiliki citra negatif bisa berubah ke arah positif," ujarnya.

Pada acara deklarasi ini turut dipampang spanduk pernyataan sikap berukuran 2x4 meter yang ditandatangani XTC, Brigez, Moonaraker, dan GBR.

Isi spanduk tersebut adalah:

Kami segenap anggota dan pengurus XTC, Brigez, Moonaraker dan GBR Kota Bandung, dalam rangka mewujudkan situasi Kamtibmas Kota Bandung yang kondusif dengan ini meyatakan.

1. Kami bersama seluruh komponen masyarakat lainnya ikut berpartisipasi membantu tugas aparat keamanan menjauhi diri dari kegiatan berandalan bermotor dalam rangka menjaga dan mewujudkan Kota Bandung yang aman dan kondusif.

2. Kami akan membubarkan diri sebagai geng motor dan mengubah imej dari komunitas dengan kegiatan negatif mejadi komunitas dengan kegiatan yang positif. Serta ikut memberantas kejahatan bermotor yang ada di kelompok kami.

3. Kami siap mendukung dan mewujudkan 7 agenda pembangunan Kota Bandung dan 5 gerakan lingkungan hidup menuju Kota Bandung sebagai kota jasa bermartabat.

4. Kami siap ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku jika ada di antara kami yang melakukan tindak pidana dan pelanggaran hukum lainnya.

Spanduk tersebut ditandatangani oleh masing-masing pengurus geng motor, Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Jaya Subriyanto, Ketua DPRD Kota Bandung Erwan Setiawan, Dandimtabes 0618/BS Bandung Letkol Infateri Yufti Senjaya, Kajari Bandung Amir Yanto, dan Ketua PN Bandung Joko Siswanto.
(Yugi Prasetyo/Koran SI/teb)

Monday, December 27, 2010

Duo The Virgin siap merilis album pada Januari 2011

WARMCLICK.CO.CC- Duo The Virgin siap merilis album perdananya pada Januari 2011. Dalam salah satu lagu di albumnya nanti, duo bentukan Ahmad Dhani itu akan me-reycle lagu lawas era 80-an.

"Mudah-mudahan tahun depan udah keluarin album perdana, Januari. Kan selama ini cuma single aja," tutur salah satu anggota The Virgin, Mitha saat ditemui detikhot baru-baru ini.

Mitha membocorkan sedikit soal konsep mereka di 2011. Menurutnya, akan banyak perubahan dari segi musik dan penampilan pelantun 'Cinta Terlarang' itu.

"Rambut berubah, kostum lebih nge-rock dan konsep lagu banyak yang lebih nge-beat," jelasnya.

Menjelang awal tahun 2011, The Virgin sengaja memadatkan jadwal manggungnya. Hal tersebut dilakukan Mitha dan Dara untuk keperluan menjelang peluncuran album mereka

Foto-foto PanasTya Restyana dan Robby Shine

WARMCLICK.CO.CC-Foto-foto Panas Artis lagi-lagi beredar di kalangan gosip. Mungkin beberapa udah pada ngeh dengan berita ini, tapi bagi yang belom tau gosip ini, bakal dibagi dee disini. Foto Panas Tya Restyana dan Robby Shine beredar di kalangan dunia maya memang jadi bahasan khusus tersendiri.

Jalinan cinta Tya Restyana dan Robby Shine memang baru berjalan hitungan bulan, bahkan masih terbilang baru, 3 bulan pacaran. Tapi foto panas soal kedekatan keduanya udah ramai jadi konsumsi publik.

Tya Restiana Ma’arief ngaku kalo deket ama pesinetron yang akrab dipanggil Robby Shine ‘Bee’ ini sejak main di Sineteron Muslimah Indosiar. Alias Cinta Lokasi.

Monday, December 13, 2010

Video Mesum Cut Tari-Ariel Benar-benar seru

WarmClick.co.cc — Di hadapan majelis hakim dalam kasus video porno dengan terdakwa Nazriel Irham alias Ariel "Peterpan", presenter Cut Tari tak menampik bahwa dirinyalah perempuan yang ada dalam tayangan video esek-esek yang diputar di ruang sidang Pengadilan Negeri Bandung, Senin (13/12/2010).

"Cut Tari mengakui bahwa dalam video itu adalah dirinya dengan Ariel. Benar dia melakukan itu dengan Ariel," kata jaksa penuntut umum Rusmanto seusai menjalani sidang.

Mengenai waktu pembuatan video itu dilakukan, Cut Tari mengaku tidak jelas tepatnya. "Dia bilang sekitar tahun 2005-2006,"

"Berapa kali? Katanya di bawah tiga kali. Mengenai tempatnya, Cut Tari lupa," beber Rusmanto menirukan jawaban Cut Tari dalam kesaksiannya di ruang sidang.

Berbeda dengan Cut Tari, Ariel masih keukeuh tak mengakuinya. "Kalau Ariel, tidak mengakui," ujarnya.

Sejumlah saksi dihadirkan dalam sidang keempat Senin ini. Selain Cut Tari, ada juga rekan Ariel di Peterpan dulu. Mereka adalah Andika dan Indra, yang kini tergabung dalam grup band The Titans.

Sunday, December 12, 2010

Vokalis Nazriel Irham alias Ariel Peterpan'No Comment'

Warmclick.co.cc -- Vokalis Nazriel Irham alias Ariel Peterpan enggan menanggapi kehadiran Cut Tari sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus penyebaran video-video seks yang menyeret mereka, di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Senin ini (13/12/2010).

"Saya enggak mau komentar," jawab Ariel singkat di ruang tahanan sementara PN Bandung, menjelang sidang.

Dalam kesempatan tersebut, Ariel lagi-lagi menegaskan bahwa dirinya hanyalah korban. "Sampai saat ini saya menganggap bahwa saya adalah korban. Saya tidak kenal orang yang pertama menyebarkan video itu. Saya menerima posisi ini asalkan prosesnya dilakukan dengan adil," tuturnya. "Saya sudah ditahan enam bulan, sedangkan orang yang menyebarkan masih bebas. Menurut saya, ini sebenarnya kurang adil," sambungnya.

Hingga saat ini Ariel masih tidak mau mengakui bahwa pria dalam video-video seks itu adalah dirinya.

Cut Tari datang ke PN Bandung didampingi oleh kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea, SH, dan suaminya, Johannes Joesoef Soebrata. Tak hanya Cut Tari yang menjadi saksi. Melalui pengeras suara, panitera mengumumkan nama-nama yang akan memberi kesaksian pada sidang keempat itu. Saksi-saksi lainnya adalah Luna Maya; Budi Haryanto; Helmi Handi; Rahmat Jaya, SHN, MH; Agus Wahid; dan Hendra Suhendra.

Kasus Video porno'Ariel-Cut Tari'

Warmclick.co.cc - Hari ini, Senin 13 Desember, Cut Tari dijadwalkan akan menjadi saksi di persidangan kasus video porno dengan terdakwa Nazriel Irham atau yang lebih populer dengan nama Ariel. Walaupun mengaku siap, Cut Tari tetap merasa nervous.

'Saya deg-degan. Kalau nervous pastilah, ini pertama kali saya masuk sidang. Tapi yang pasti saya sudah mempersiapkan diri," kata Cut Tari saat ditemui di KM 18 Padalarang, Senin 13 Desember 2010.

Cut Tari tak sendiri. Ia ditemani suaminya, Yohannes Yusuf Subrata. Yusuf yang mendampingi istrinya itu mengaku berusaha membuat istrinya tenang dan santai menghadapi panggilan untuk menjadi saksi. Ia mengingatkan sang istri agar menganggap ruang sidang seperti ruangan biasa.

"Biar dia hilang tegangnya. Ini kan jadwalnya istri saya, jadi nggak bisa menghindar," ucapnya.

Setelah bertemu dengan pengacaranya, Hotman Paris, Cut Tari dan suaminya langsung menuju ke Pengadilan Negeri Bandung. Cut Tari dan suami menaiki mobil Alphard dengan nomor polisi B 1623 SKM sedangkan Hotman menggunakan mobil Audi dengan nomor polisi B 666 HPH.

 
site meter