Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Tuesday, August 16, 2011

Cara mudah Mengurangi Bau Mulut Saat Puasa

Bau mulut pada saat puasa terkadang sangat mengganggu aktivitas. Apalagi untuk orang yang memiliki aktivitas berhubungan dengan orang banyak. Komunikasi pun menjadi terhambat akibat tidak percaya diri.

ilustrasi
Menurut Prof. Dr. H. Eky s. Soeria Soemantri, drg. Sp. Ortho, Ketua Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI), bau mulut pada saat puasa adalah hal yang wajar karena di dalam mulut terdapat banyak bakteri yang dapat mengubah sisa-sia makanan menjadi gas sulfur yang menyebabkan bau mulut.

Jika tidak berpuasa, mulut akan akan memproduksi saliva ketika sedang makan. Saliva berperan untuk membunuh bakteri-bakteri tersebut. Sedangkan ketika berpuasa mulut lebih banyak diam sehingga produksi saliva berkurang. Akibatnya, bakteri berkembang biak dengan sangat cepat sehingga bau tak sedap muncul.




Tidak hanya itu, menurutnya, penyebab bau mulut juga disebabkan oleh adanya plak pada gigi. "Plak pada gigi terdiri dari 2 yakni plak keras dan lunak. Plak adalah media berkembangnya bakteri karena terdiri dari lapisan sisa-sisa makanan, lendir, ludah, dan sel-sel epital yang mati," ujarnya ketika ditemui di sela-sela acara pengukuhan Bulan Kesehatan Gigi Nasional, Hotel Mulia, Senayan, Jakarta.

Selain itu, penyebab bau mulut juga bisa datang dari dalam tubuh, seperti yang dialami pengidap diabetes atau maag.

Untuk mengatasinya, ada beberapa cara yang dapat dilakukan, seperti:

1. Hindari makanan-makanan yang berbau menyengat seperti petai, durian, atau bawang.

2. Jaga kesehatan mulut dengan secara rutin menggosok gigi setelah sahur dan sebelum tidur di malam hari.

3. Hindari rokok dan alkohol yang dapat memicu terjadinya periodontitis dan gingivitis yang memperburuk kebersihan mulut. Selain itu, alkohol dapat mengurangi produksi air liur yang mengakibatkan semakin cepatnya perkembangan bakteri.

4. Banyak minum air putih ketika sahur dan berbuka untuk menjaga kesimbangan air dalam tubuh.

5. Konsumsi buah dan sayuran seperti apel, wortel, dan bengkuang.

6. Konsumsi makanan probiotik untuk membantu kesehatan pencernaan dan mencegah bau mulut.

7. Konsumsi keju karena keju kaya akan kalsium, rendah karbohidrat, dan mengandung fosfat sehingga bermanfaat untuk meningkatkan produksi air liur, dan mengurangi pertumbuhan karang gigi.

8. Jangan terlalu sering menggunakan obat kumur. "Boleh pakai obat kumur tapi jangan sering-sering, mungkin hanya di malam hari," ujar drg. Eky. Di dalam mulut terdapat bakteri jahat dan bakteri baik yang harus dijaga keseimbangannya.

9. Konsumsi rempah-rempah seperti ketumbar, mint, tarragon, kayu putih, rosemary, dan kapulaga yang sangat baik untuk memerangi bau mulut.

10. Konsumsi vitamin C seperti berry, jeruk, dan melon karena dapat menciptakan lingkungan yang tidak ramah bagi pertumbuhan bakteri. Dapatkan vitamin C dari buah dan makanan lain, bukan dari suplemen, karena suplemen justru memperparah bau mulut.

Menurut drg. Eky, kebiasaan masyarakat Indonesia untuk berbuka puasa dengan makanan manis sah-sah saja, asal kebersihan mulut selalu terjaga. (ren)
(sumber-VIVAnews.com)

Sunday, December 12, 2010

Makanan-makanan Pencerah Aura Kulit Wanita

Warmclick.co.cc - Krim-krim kulit bisa menghabiskan banyak uang untuk mencoba janji-janji dari para produsen untuk membuat kulit terlihat lebih cantik, muda, dan kencang. Namun, jika Anda sendiri tidak bisa merawat kulit lewat asupan dan nutrisi yang dibutuhkan kulit. Sepertinya akan percuma Anda membeli begitu banyak krim kulit. Amy Wechsler, MD, dermatolog dari Manhattan mengungkapkan lebih baik jika pemakaian produk kulit tersebut disertakan dengan asupan nutrisi untuk kulit. Makanan apa saja yang dibutuhkan kulit?

Untuk kulit kencang dan cerah
Anda pasti sudah "kenyang" diceramahi untuk makan sayuran dan buah-buahan agar kulit cantik dan kencang. Tetapi memang itulah kuncinya. Makanan yang disarankan oleh para dokter antara lain; kentang manis, tomat, dan kantalop.

Fungsi makanan-makanan yang disebutkan di atas tersebut antara lain adalah untuk menyediakan antioksidan yang diperlukan kulit. Antioksidan, seperti diketahui, mampu melawan radikal bebas yang siap merusak kulit dan menyebabkan kekeringan serta kerutan.

Untuk kulit segar dan kenyal
Tubuh tidak bisa menyimpan vitamin C pelawan kerutan pada wajah dalam jumlah banyak. Sehingga, Anda perlu mensuplai vitamin C dalam setiap harinya. Cara termudah? Makan buah-buahan yang tergolong dalam keluarga sitrus, seperti jeruk, lemon, limau, dan grapefruit (jeruk besar, mirip jeruk Bali).

Keluarga sitrus masih menempati sumber vitamin C yang tinggi, tetapi tentu Anda tak bisa makan jeruk dalam jumlah banyak juga. Jadi, untuk variasi, siapkan dalam bentuk lemonade, tambahan lemon pada sajian buah-buahan, dan lainnya.

Jaga vitamin C dalam level tinggi karena zat tersebut membantu menjaga kolagen (jaringan protein pembangun yang mencegah kulit lembek, dan menjaganya kuat dan kenyal). Karena kolagen akan mulai berkurang di usia 30an, disarankan untuk mengkonsumsi buah sitrus secukupnya sesering mungkin.

Menghaluskan dan menenangkan
Ada jenis antioksidan tertentu yang dikenal dengan EGCG, yang baik untuk kulit. Hal ini bisa ditemukan pada teh. Baik teh hitam, teh hijau, maupun teh putih. Minum 4-6 cangkir per hari akan sangat membantu. EGCG membantu mengatasi masalah peradangan, termasuk dalam bentuk jerawat dan penuaan akibat matahari, serta melawan kanker kulit, serta bisa melawan sel tumor.

Gelap dan hijau
Beberapa sayuran gelap, entah itu yang segar, beku, mentah, atau kukus bisa memiliki kandungan vitamin A, salah satu vitamin yang esensial untuk kulit. Sayuran yang disarankan oleh para dokter antara lain; bayam, turnip, dan brokoli.

Makanan-makanan tersebut memberikan vitamin A, menyokong pertukaran sel kulit mati dan yang baru. Tanpa vitamin A yang cukup, kulit akan menjadi kering, keras, dan pecah-pecah.

Ikan-ikanan
Beberapa jenis ikan bisa memberikan asam lemak omega-3 yang melawan penuaan dan memberikan protein. Ikan yang disarankan; salmon, trout, tuna, sarden, makerel, herring, dan shellfish. Namun, siapkan asupan secukupnya. Karena dikhawatirkan, terlalu banyak makan ikan bisa membuat tubuh menyimpan merkuri dalam jumlah banyak. Batasi asupan cukup 2 kali seminggu.

Omega 3 bisa membantu melawan peradangan, dan diperkirakan merupakan pelawan penuaan yang paling tinggi, plus membantu melawan kulit yang terbakar akibat matahari, memperkaya efek SPF. Protein dibutuhkan untuk membangun, memperbaiki sel kulit, dan membuat enzim serta hormon yang membuat kulit bersinar.

Pastikan asupan makanan-makanan yang disebutkan di atas tercukupi, dan Anda tak hanya akan terlihat lebih muda, tetapi Anda akan merasa lebih muda. Mengkonsumsi setidaknya 1 porsi ikan seminggu dan mengkonsumsi antioksidan lewat asupan atau suplemen bisa menurunkan usia biologis Anda. Faktanya, antioksidan saja sudah bisa membantu membuat Anda terlihat 6 tahun lebih muda.
NAD,Editor: Nadia Felicia
Sumber: WebMD

 
site meter