Showing posts with label Regional. Show all posts
Showing posts with label Regional. Show all posts

Thursday, August 18, 2011

Katak Bertaring di Sulawesi pertama di dunia

Sekali lagi, Nusantara menunjukkan kekayaan hayatinya. Tim ilmuwan dari Kanada menemukan hewan unik di Pulau Sulawesi: katak bertaring.

Katak bertaring (Rafe M Brown)
Ben Evans, ahli zoologi dari McMaster University, Hamilton, Ontario -- bersama dengan koleganya dari Indonesia dan Amerika -- menemukan 13 spesies katak bertaring di Sulawesi. Temuan ini lebih banyak dari yang pernah ditemukan di Filipina sebelumnya.

Di antaranya adalah spesies yang belum pernah dideskripsikan oleh sains. Penemuan ini dilaporkan dalam jurnal The American Naturalist, edisi Agustus.

Katak bertaring masuk dalam genus Limnonectes -- penamaan ditujukan pada dua tonjolan tulang rahang di rahang bawah mereka. Meski mirip taring, sejatinya tonjolan itu bukanlah gigi. Sebab, mereka tidak memiliki akar dan karakteristik gigi.

Evan mengatakan, para ilmuwan hingga saat ini tidak yakin untuk apa taring tersebut digunakan. Namun, diduga kuat itu digunakan sebagai senjata antar pejantan untuk memperebutkan wilayah. Mungkin juga digunakan menangkap mangsa seperti ikan, katak lain, berudu atau serangga. Atau, mempertahankan diri dari predator. "Tapi kami belum pernah melihat mereka menggigit siapapun," kata Evans.



Katak bertaring di Sulawesi menunjukkan variasi adaptasi katak di pulau yang terdiri dari banyak pegunungan, dengan lingkungan dan iklim mikro yang beragam -- dari terbasah hingga paling kering di Indonesia. Juga lingkungan vegetasi bervariasi yang harus diadaptasi.

Beberapa spesies katak bertubuh sangat besar dengan kaki berselaput, menyesuaikan dengan tempat hidup mereka, sungai beraliran deras. Lainnya, bertubuh kecil dengan semacam anyaman di kaki mereka, menyesuaikan dengan tempat hidup mereka di darat.

Beberapa katak membiakkan telur mereka secara internal -- bertelur jauh dari tepi air dan mengawasi mereka sampai berudu berkembang seperti kapsul jeli.

"Penemuan ini adalah contoh mengejutkan tentang bagaimana spesies mungkin akhirnya menggunakan taktik serupa untuk bertahan hidup dan diversifikasi jika ada kesempatan," kata Evans.

Para peneliti menghabiskan waktu bertahun-tahun, menyusuri sungai di hutan Sulawesi di malam hari. Mereka menghadapi risiko bertemu dengan ular berbisa dan ular kobra -- demi bisa menangkap katak unik ini dengan tangan.

Secara keseluruhan, mereka menangkap 683 katak yang kemudian dianalisis. Mereka juga memetakan distribusi katak, sekaligus membandingkan katak-katak tersebut dengan lingkungan mereka.

Evans mengatakan, para peneliti mencoba mendapatkan sampel katak di hutan yang belum tersentuh penebangan yang makin intensif di Pulau itu. Ada banyak hutan tempat kami mengambil sampel yang kemudian hilang ketika kami mengunjunginya beberapa tahun kemudian."

Hingga saat ini belum ada spesies yang ditemukan yang punah. Namun, ia yakin, penyebaran katak telah jauh berkurang. (sumber: CBC News, umi)Kutipan Vivanews.com

Monday, February 28, 2011

Sriwijaya FC Vs.Maladewa (Piala AFC 2011)

WARMHITCLICK.CO.CC-PALEMBANG - Sriwijaya FC mengalami krisis pemain saat menghadapi VB Sports Maladewa fase Grup F Asian Football Confederation (AFC) Cup, Selasa (1/3/2011). Sebab sembilan pemain dipastikan absen dalam laga penting ini.

"Ada sembilan pemain yang pastinya tidak tampil pertandingan ini, kita dalam kondisi sulit di ajang AFC ini," kata pelatih Sriwijaya FC Ivan Kolev.

Ada pun pemain yang dipastikan absen yakni, Gunawan Dwi Cahyo, Rahmat Latief, Oktovianus Maniani yang masih mengikuti TC Timnas. Kemudian Dirga Lasut yang terserang demam berdarah. Adapula Firman Utina, Rudi Widodo, M Ridwan yang mengalami cedera.

Selanjutnya dua pemain yang terkena akumulasi kartu kuning di babak play off Liga Champions Asia (LCA) Thierry Gathuessy dan Ferry Rotinsulu juga tidak bisa dimainkan. Kolev juga masih memantau kondisi bek Claudiano Alves dos Santos yang masih dalam tahap pemulihan.

Ia khawatir kondisi lini belakang timnya dalam keadaan rapuh jika bek asal Brazil itu juga absen. "Diano masih meragukan," jelas Kolev. (*)

Monday, January 17, 2011

Kombinasi Batik Kraton & Pesisir

WARMCLICK.CO.CC- Para perajin batik tulis dan cap di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat mengembangkan batik yang bercorak keraton dan pesisir sekaligus yang mungkin tidak dimiliki oleh daerah lain.

ilustrasi: Batik Cirebon
"Batik Cirebon tersebut dikembangkan dengan corak keraton dan pesisir sekaligus dan itu sudah dilakukan secara turum menurun," kata seorang perajin batik yang juga Sekretaris Batik Trusmi Medi Masena, Senin (17/1/2011).

Dikatakan, batik keraton di Cirebon sudah ada sekitar abad ke-16 dan buktinya terdapat di musem keraton kesepuhan Cirebon.

Ciri-cirinya antara lain lukisan yang ditampilkan terdapat gapura kraton. Motifnya antara lain siti inggil, singabarong dan singa panjang.

Berdasarkan cerita orang tua, katanya, pada masa kerajaan tersebut, batik kraton tidak boleh dipakai oleh rakyat biasa.

"Ada semacam pengaduan para perajin pada waktu itu, kenapa perajin yang membuat kok tidak boleh memakainya," katanya.

Atas kebijakan para orang tua dulu, maka dibuatkanlah batik yang bukan bermotif keraton (pedalaman), yakni bermotif alam sekitar atau yang sekarang dikenal dengan batik pesisir.

Maka, berkembanglah batik rakyat dan batik kratonan. Batik pesisir tersebut antara lain ringin rongkat atau beringin roboh, dara tarung atau burung dara berkelahi, dan yang terkenal sampai sekarang adalah motif mega mendung.

Pada awalnya, mega mendung tersebut berwarna merah maron, tetapi sekarang semua warna sudah terdapat dalama batik mega mendung.

"Para pendatang biasanya mencari batik ciri khas Cirebon sebagai oleh-oleh adalah mega mendung," katanya

Friday, January 7, 2011

Ratusan ABG Solo serbu Irfan Bachdim

WAMRCLICK.CO.CC- Pemain Persema Malang, Ifran Haarys Bachdim, memang sedang menjadi idola banyak orang. Kehadirannya di Solo untuk membela Persema Malang lawan Solo FC dalam partai perdana LPI, langsung menyedot perhatian. Bahkan, ratusan cewek ABG sampai menyerbu Hotel Agas yang tak jauh dari Stadion Manahan, Solo, tempat dia menginap, Jumat (7/1/2011) petang.

Mereka berkerumun di depan pintu masuk hotel, menunggu sang idola muncul.

"Kalau dia keluar, kami mau foto bersama Irfan. Tapi, dari tadi belum keluar dan kami tidak boleh masuk hotel," kata Shinta Dewanty (16), warga Mangkubumen, Solo.

Mengenakan baju warna oranye bergaris putih, Shinta mengaku mendengar kabar Irfan menginap di Hotel Agas. Karena penasaran, ia ingin foto bareng mumpung Irfan menginap di hotel yang berada di wilayah kelurahannya, Mangkubumen.

Sementara itu, di depan kerumunan ABG, petugas bantuan Hotel Agas, Ariyanto, berdiri sambil mengamati para remaja di halaman hotel tersebut. "Mereka sudah ada di sini sejak siang tadi. Tapi, memang perintahnya (perintah manajemen hotel, Red) tidak boleh masuk," jelasnya.

Di sebelah barat Ariyanto ada tiga petugas keamanan di depan pintu masuk hotel. Sekitar pukul 17.50 WIB, para ABG akhirnya satu per satu meninggalkan Hotel Agas.

Tuesday, December 28, 2010

Situasi di Stadion GBK ,Final leg kedua Piala AFF 2010

Stadion Utama Gelora Bung Karno, tempat pelaksanaan final leg kedua Piala AFF 2010, Rabu (29/12/2010), mendapatkan penjagaan ketat dari aparat kepolisian. Suasana seperti ini membuat stadion layaknya siap berperang.

Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) mengerahkan sekitar 7.000 personel untuk mengamankan pertandingan Indonesia versus Malaysia nanti malam. Dari 7.000 personel, sebanyak 2.300 personel akan ditempatkan di dalam stadion.

Pantauan Kompas.com, personel kepolisian terlihat berjaga di sejumlah titik. Tak hanya itu, kendaraan water cannon, barakuda, dan mobil penjinak bom tampak menjaga stadion. Helikopter dari Polda juga kerap berseliweran.

Tidak hanya stadion yang mendapatkan penjagaan ketat, tetapi puluhan anggota Brimob bersenjata lengkap juga menjaga ketat kantor PSSI yang terletak di kompleks stadion.

Friday, December 17, 2010

Undangan Pernikahan Krisdayanti (KD) dan Raul Lemos

WarmClick.co.cc - Rumor yang beredar menyebutkan, pernikahan Krisdayanti (KD) dan Raul Lemos akan digelar pada Februari 2011. Namun, kabarnya KD sudah menyebar undangan pernikahan untuk Januari 2011.

Dari penelusuran okezone di sekitar kediaman KD di Jalan Dwijaya II No 12, RT 004/01, Kelurahan Gandaria Utara, Radio Dalam, Jakarta Selatan, Jumat (17/12/2010), diperoleh keterangan dari salah seorang yang mengaku sebagai kawan dari penjaga rumah KD. Dia berpesan agar namanya jangan disebut.

"Kata orang-orang sini, KD mau nikah Januari. Dia sudah mulai sebar undangan," ungkapnya.

Okezone lalu berkunjung ke rumah ketua RT 004/01, Kelurahan Gandaria Utara, Radio Dalam, Jakarta Selatan, H. Rahmadi.

"Sejauh ini pihak KD belum meminta surat keterangan akan menikah kepada saya selaku ketua RT," ujar H. Rahmadi.

Menurut Rahmadi, setiap warganya yang akan menikah pasti selalu menemuinya untuk meminta surat keterangan menikah.

"Kalau orang akan menikah, biasanya datang ke saya sebulan atau kalau mendadak sekali, ya minimal seminggu sebelum menikah," urainya.

Sementara itu, kuasa hukum KD, Elsie Lontoh, ponselnya tidak bisa dihubungi untuk dikonfirmasi.

 
site meter